
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah berkata,
كَثِيرٌ مِنَ المَرْضَى يُشْفَوْنَ بِلَا تَدَاوٍ، بِدَعْوَةٍ مُسْتَجَابَةٍ أَوْ رُقْيَةٍ نَافِعَةٍ أَوْ قُوَّةٍ لِلْقَلْبِ وَحُسْنِ التَّوَكُّلِ
“Betapa banyak orang yang sakit mereka sembuh tanpa berobat. Mereka sembuh dengan do’a yang mustajab, ruqyah yang benar, kekuatan yang bersumber dari hati, dan tawakkal yang tinggi.” (Majmu’ Fatawa 21/563)
Seringkali didapati banyak dari manusia yang bisa sembuh dari penyakitnya tanpa berobat, bisa dikatakan “tanpa” melihat penyakit yang diderita. Artinya, penyakit-penyakit yang ada dapat terobati dengan hal-hal yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah.
Dari penuturan beliau dapat diketahui bahwasanya penyakit dapat terobati dengan beberapa hal;
Pertama: Do’a yang mustajab
Kedua: Ruqyah yang benar
Ketiga: Kekuatan yang bersumber dari hati
Keempat: Tawakkal yang tinggi
Keempat hal ini berpusat pada poin yang ketiga. Yaitu “Kekuatan yang bersumber dari hati”. Keimanan yang tinggi dari seorang hamba, dapat dipastikan berangkat dari hati. Do’a yang mustajab berangkat dari keimanan yang terpancar dari hati seorang hamba. Demikian pula dengan ruqyah dan tawakkal.
Maka bagi seseorang yang Allah uji dengan penyakit, kuatkanlah hati Anda. Sebesar apapun usaha Anda menyembuhkan penyakit, namun hati Anda tidak menerima dengan takdir Allah yang Allah berikan kepada Anda, bisa jadi hal itu yang menjadi sumber penyakit Anda.
Perhatikanlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
ألا وإنَّ في الجَسَدِ مُضغةً إذا صَلَحَت صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّه، وإذا فسَدَت فسَدَ الجَسَدُ كُلُّه، ألا وهي القَلبُ
“Ketahuilah bahwa di dalam jasad terdapat segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka seluruh jasad akan baik. Jika segumpal daging itu rusak, maka rusaklah seluruh jasad, ketahuilah segumpal daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ’Alaih).
Sehingga kesembuhan yang ada seringkali berangkat dari hati yang baik. Hati yang penuh dengan keimanan kepada Allah Ta’ala, hati yang berisikan keimanan terhadap takdir yang Allah Ta’ala berikan. Berangkat dari hal itu, lakukanlah hal-hal yang dapat menguatkan hati.
Depok, 14 Safar 1447H/28 Juli 2026




